Hebat, Tulus Dirikan Komunitas Aksi Bantu Guru Belajar Lagi – Liputan6 Siang

Pada 25 November 2018, program berita Liputan 6 Siang yang tayang di stasiun televisi swasta nasional SCTV menghadirkan sosok Tulus dalam segmen “Sosok Minggu Ini”. Dalam video liputan berdurasi 4 menit tersebut, Tulus mengisahkan awal mula berdirinya komunitas Bantu Guru Belajar Lagi (BGBL) yang ia gagas bersama rekan-rekannya. 

BGBL merupakan komunitas yang peduli terhadap dunia pendidikan di Indonesia. Berbagi kepada sesama dan memberikan banyak manfaat adalah adalah cita-cita BGBL. Tulus mengaku, melalui komunitas ini dirinya ingin berkontribusi membantu meningkatkan kualitas mengajar guru-guru yang masih membutuhkan pelatihan meskipun dalam skala kecil. 

Pelatihan tersebut telah terselenggara di beberapa sekolah negeri yang tersebar di Bekasi, Jawa barat pada 2017 lalu. Kala itu, ada 40 relawan yang bergabung dalam aksi BGBL. Mereka berasal dari beragam profesi mulai dari dokter, guru hingga seniman. 

Dana operasional untuk menjalankan kegiatan BGBL mulanya berasal dari kantong para inisiatornya. Tulus dan rekan-rekannya kemudian menggalang dana lewat media sosial. Mereka memanfaatkan platform crowdfunding untuk melakukan kampanye. Tujuannya tak lain untuk memberikan peluang kepada setiap kalangan yang juga peduli terhadap dan ingin membantu. 

Enno Hapsari, salah seorang guru yang menjadi peserta pelatihan BGBL menyebut bahwa kampanye yang dilakukan oleh komunitas ini berhasil membuka mata semua orang akan setiap permasalahan yang ada di dunia pendidikan. 

Tulus mengungkapkan bahwa para guru bersedia mengikuti program pelatihan dari BGBL atas inisiatif mereka sendiri dan tanpa ada paksaan dari pihak mana pun. 

“Kita hanya menjanjikan ilmu dengan segala keterbatasan pengetahuan kita yang ingin kita bagi,” ujar Tulus. “Saya bisa menjamin guru-guru yang ikut di Bantu Guru Belajar Lagi adalah benar-benar ingin, dari kemauan dia sendiri tanpa dipaksa oleh pihak manapun.” 

Tulus tak ingin sekadar berpangku tangan dan mengeluh menyaksikan berbagai permasalahan yang dihadapi dunia pendidikan Tanah Air. Untuk itu, melalui komunitas BGBL dirinya bertekad 

untuk mengambil bagian dari upaya memajukan pendidikan Indonesia meski dalam lingkup yang terbatas. 

“Berhenti menjadi orang yang hanya mengeluh, tetapi lakukan sesuatu walaupun skalanya kecil tapi punya kontribusi untuk Indonesia,” tutupnya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *